Canggihnya Teknologi Film Transformer

Selain Harry Potter, Transformer termasuk film yang memiliki banyak penggemar. Di balik film yang luar biasa itu, teknologi yang digunakan juga termasuk ‘wah’.
Pembuatan film Transformers membutuhkan keahlian dan spesifikasi hardware tingkat tinggi. Kecanggihan robot-robot dalam film ini tak luput dari kerja keras sutradaranya, Michael Bay, serta perusahaan visual effect yang didirikan George Lucas, Industrial Light and Magic (ILM). Kerjasama keduanya menghasilkan mobil, pesawat, dan alat-alat berat yang bisa berubah menjadi robot-robot raksasa yang mampu bergerak lincah.
Riset dan pengembangan teknologi animasi yang mendalam guna menciptakan karakter dalam Transformer telah dimulai sejak film pertama. Guna menciptakan karakter sesuai ikon serial kartun Transformer seperti dikutip dari berbagai sumber, tim produksi bekerjasama tim Hasbro, perusahaan mainan pencipta model Transformer.
Perancang produksi Transformers pertama Jeff Mann berperan penting dalam menciptakan real live action robot yang awalnya hanya sebuah gambar kartun. Untuk membuat satu karakter robot, dibutuhkan ribuan keping komponen yang disatukan menjadi robot raksasa. Melalui teknik digital, tim spesial efek menciptakan komponen-komponen tersebut kemudian menempatkan titik-titik pergerakan supaya lebih mudah digerakkan nantinya.
Jika semua komponen tiap karakter robot dalam film disusun berdampingan, maka panjangnya bisa mencapai 290 kilometer atau seluas negara bagian California. Setelah merangkai tiap komponen, tantangan selanjutnya adalah membuat robot-robot tersebut bergerak.
“Orang mengira robot raksasa pasti bergerak lambat namun Michael Bay ingin robotnya selincah ninja dan penuh aksi,” ungkap Digital Production Supervisor ILM Jeff White. Guna merealisasikannya, tim produksi mengumpulkan berbagai rekaman adegan stunt untuk kemudian diimitasi gerakannya pada robot-robot animasi tersebut.
Film berdurasi akis menegangkan ini banyak menyajikan keajaiban-keajaiban animasi. Tak hanya aksi Optimus Prime dan rekannya, film ini juga dihiasi ledakan akibat pertarungan robot. Ledakan-ledakan yang muncul pun tak semuanya merupakan animasi.
Pasalnya, diketahuitim produksi juga menggunakan bahan peledak asli yang penggunaannya sudah direncanakan. Hasil akhirnya, Autobot maupun Decepticon tampak sangat detail serta memiliki gerakan sempurna tanpa cacat.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google+